Tentang Justifikasi


Dalam rangka untuk menjamin bahwa pemanfaatan tenaga nuklir yang diperbolehkan di Indonesia merupakan pemanfaatan yang telah terjustifikasi (justified), dan berlandaskan pada manfaat yang lebih besar dibandingkan dengan risiko yang ditimbulkan maka pada Tahun 2020, BAPETEN menerbitkan Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Justifikasi Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion untuk melaksanakan ketentuan Pasal 22 ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2007 tentang Keselamatan Radiasi Pengion dan Keamanan Sumber Radioaktif.

Disebutkan dalam peraturan tersebut bahwa setiap orang atau badan usaha yang akan melakukan pemanfaatan sumber radiasi pengion harus mengajukan permohonan justifikasi kepada BAPETEN. Permohonan tersebut disampaikan ke Kepala Badan dengan melampirkan dokumen kajian justifikasi yang memuat deskripsi dan tujuan jenis pemanfaatan sumber radiasi pengion, karakterisasi lengkap dari sumber radiasi pengion yang akan digunakan dan tindakan yang akan diambil untuk memastikan keselamatan radiasi dan/atau keamanan sumber radioaktif, penilaian terhadap manfaat dan kerugian dari jenis pemanfaatan sumber radiasi pengion, dan/atau rencana pengembangan pemanfaatan sumber radiasi pengion.

Pemohon Justifikasi menyampaikan permohonan justifikasi secara tertulis dengan melampirkan persyaratan (Pasal 4 ayat 3 PerBAPETEN No. 5 Tahun 2020 tentang Justifikasi Pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion):

  1. Identitas pemohon; dan
  2. Dokumen Kajian Justifikasi
Identitas Pemohon

Identitas pemohon sekurang-kurangnya memuat nama pemohon, jabatan pemohon, nama instansi. alamat instansi, NPWP, nomor telepon, nomor faks, NIB dan status penanaman modal). Templat identitas pemohon tersedia di dalam panduan ini.

Dokumen Kajian Justifikasi

Dokumen kajian justifikasi merupakan dokumen yang menggambarkan deskripsi lengkap dari sumber radiasi pengion yang dimohonkan, termasuk penilaian terhadap manfaat dan kerugian atas pemanfaatan sumber radiasi pengion tersebut dari berbagai aspek.

Dokumen kajian justifikasi hendaknya disusun dengan sistematika berikut:

  • Bab I Pendahuluan
  • Bab II Karakteristik Sumber Radiasi Pengion
  • BAB III Proteksi Radiasi Sumber Radiasi Pengion
  • BAB IV Penilaian Manfaat dan Kerugian Pemanfaatan
  • BAB V Rencana Pengembangan Pemanfaatan
  • Lampiran

Adapun isi dari surat permohonan justifikasi antara lain mencakup:

  1. Uraian singkat tentang pemohon dan narahubung; dan
  2. Uraian tentang keperluan permohonan, apakah akan mengajukan permohonan justifikasi baru atau justifikasi ulang untuk jenis, model, tipe modalitas, dan tujuan utama penggunaan modalitas, dengan melampirkan dokumen identitas pemohon dan dokumen kajian justifikasi.

LOGIN

;